Efek Membuang Sampah Sembarang Terhadap Kesehatan

Efek Membuang Sampah Sembarang Terhadap Kesehatan

Jasa Bersih Kantor – Mengotori berarti membuang sampah dengan semua kotoran dan kuman keluar dari tempatnya. Misalnya membuang puntung rokok ke selokan, membuang aki bekas di dekat ruang tamu atau sisa makanan begitu saja di lingkungan rumah. Banyak orang tidak terlalu peduli tentang ini. Memikirkan hal ini bukanlah masalah besar, bahkan menganggap hal ini wajar saja. Meskipun hal ini jika dibiarkan berlarut-larut tidak hanya dapat merusak pemandangan, tetapi dari segi kesehatan dapat menyebabkan penyakit. Jika kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang maka dampak buruknya akan semakin luas yaitu menurunnya kualitas hidup manusia.

Efek Membuang Sampah Sembarang Terhadap Kesehatan

Cara Penularan Penyakit

Banyak orang menganggap hal ini sepele. Padahal ini bukan perkara sepele, mengingat penyakit yang diakibatkan sampah begitu berat dan banyak. Penyakit tersebut adalah:

  • Secara langsung

Penularan terjadi ketika seseorang bersentuhan langsung dengan limbah yang mengandung kuman, kemudian kuman tersebut masuk ke tubuh melalui mulut. Contoh lainnya adalah jika seseorang menggaruk kaleng yang berkarat di tumpukan sampah dan terluka, bakteri tetanus yang ada di dalam kotak berkarat tersebut dapat masuk melalui luka tersebut dan menginfeksi tubuh.

  • Secara tidak langsung

Tumpukan sampah dapat menjadi tempat berkembang biak bagi hewan penular penyakit, seperti nyamuk, kecoa, lalat dan tikus. Hewan ini dapat menjadi perantara kuman penyebab infeksi pada manusia.

Jenis Penyakit Yang Muncul Diakibatkan Dari Sampah

Sampah yang tersebar memungkinkan kuman penyebab penyakit berkembang biak, dan dapat menjadi sarang bagi hewan perantara penyakit. Berikut ini berbagai penyakit yang sering terjadi akibat lingkungan yang kotor:

  • Disentri

Disentri adalah peradangan pada usus yang menyebabkan diare disertai darah atau lendir. Diare sendiri ditandai dengan seringnya tinja lunak atau cair. Kondisi ini disebabkan oleh amuba dan bakteri yang banyak ditemukan di sampah yang berserakan. Bakteri penyebab disentri juga dapat berpindah ke manusia setelah kontak langsung dengan bakteri dalam tinja (misalnya, karena tidak mencuci tangan hingga bersih setelah buang air besar). Bakteri juga dapat menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, atau berenang di air yang terkontaminasi. Penyakit ini sangat menular. Jika tidak segera ditangani, disentri dapat menyebabkan dehidrasi yang serius dan mengancam jiwa.

  • Salmonellosis

Salmonellosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella di lambung dan usus. Kebanyakan pasien dengan infeksi ringan sembuh dalam 4-7 hari tanpa pengobatan. Penularannya bisa terjadi saat orang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri (seperti makan di restoran yang sama). Beberapa orang dengan diare akut dirawat di rumah sakit untuk jalur intravena dan antibiotik. Sebagian besar penderita Salmonellosis hidup di lingkungan yang memprihatinkan, kondisi lingkungan yang mencemari, dan kebanyakan berada di dekat lingkungan yang penuh dengan sampah dimana-mana. Oleh karena itu, kebersihan makanan yang berkualitas dapat meningkatkan risiko keracunan makanan dan infeksi lainnya. Selain itu, Anda juga berisiko tinggi terkena Salmonellosis jika bersentuhan dengan orang yang terinfeksi.

  • Penyakit Pes

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia yang ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat lainnya. Umumnya wabah pes menyebar di daerah yang padat penduduk dan tentunya memiliki tingkat kebersihan yang buruk alias sampah berserakan dimana-mana. Komplikasi penyakit dari tikus ini bisa berujung pada meningitis bahkan kematian. Perlu diketahui, bahwa penyakit ini tidak hanya menyebar melalui tikus saja. Hewan seperti kelinci, anjing, kutu dan kucing yang telah terjangkit penyakit pes dapat menjadi sumber penularan penyakit. Penularan terjadi saat Anda bersentuhan langsung dengan atau digigit hewan tersebut.

  • Demam berdarah

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Demam Berdarah Dengue dulu disebut penyakit “patah tulang” karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot sehingga menyebabkan tulang terasa retak. Nyamuk demam berdarah sering berkembang biak di genangan air di tempat sampah berserakan. Oleh karena itu, sebaiknya sampah tidak dibuang, tetapi dikubur untuk mencegah terbentuknya sarang nyamuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *