Resmi Ditahan Polisi, Owner PStore Tetap Adakan Giveaway

Resmi Ditahan Polisi, Owner PStore Tetap Adakan Giveaway

Berita Terbaru Kriminal Putra Siregar, Owner PS Store, resmi ditangkap Bea Cukai pada 23 Juli lalu dan dijadikan tahanan kota karena memperjualbelikan barang yang tidak terdaftar di Kemenperin. Namun, pada Selasa (28/7) malam, rupanya akun PS Store masih menggelar bagi-bagi hadiah kepada para pengikutnya.

“Berbagi setiap hari, pakai hati. Sebenarnya aku tidak perlu klarifikasi, karena yang ingin membenci akan terus tetap benci dan sebaliknya, yang menyayangiku akan terus mendukungku,” tulis PS Store dalam unggahannya, Selasa (28/7).

Dalam unggahan itu, PS Store juga me-mention akun Instagram pribadi milik Putra Siregar. Dalam tiga video terakhir yang diunggah dengan durasi masing-masing nyaris satu jam, PS Store tampak membagi-bagikan uang kepada para followers yang mengikuti acara live tersebut.

 

Resmi Ditahan Polisi, Owner PStore Tetap Adakan Giveaway

 

Sementara itu, di saat yang sama, Putra Siregar juga mengunggah video serupa. Ia tampak ditemani istrinya dan memantau hasil acara bagi-bagi hadiah tersebut sambil menyantap makanan.

“Tadinya aku enggak mau speak up, cuma makin lama makin liar ini infonya, seolah-olah aku baru ditangkap. Parah ini,” ucap Putra Siregar saat merespons salah satu penelepon.

Dalam kasus ini, Putra Siregar dituntut dengan Pasal 103 huruf d, UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan. Ia hanya ditetapkan sebagai tahanan kota karena bersedia memberi jaminan potensi kerugian negara atas usahanya. Rencananya, sidang kasus akan digelar pada Agustus mendatang.

“Terhadap PS dari tingkat penyidikan tidak dilakukan penahanan, namun di tahap penuntutan akan dilakukan penahanan kota, karena yang bersangkutan sudah meletakkan jaminan terhadap potensi kerugian negara yang akan timbul yang mungkin nanti setelah inkrah baru bisa dilihat besarannya,” jelas Kasi Pidsus Kejari Jakarta Timur, Milono, kepada wartawan, Selasa (28/7).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *