Polisi Tangkap Komplotan Begal Area Wisata Gunung

Polisi Tangkap Komplotan Begal Area Wisata Gunung

Berita Terbaru Kriminal Pihak kepolisian akhirnya berhasil meringkus dua orang pelaku perampokan atau begal bersenpi komplotan Enal Cs. Kedua pelaku ditangkap pada 18 Juli lalu di kawasan Jalan Gunung. Kasusnya baru dirilis Polres Pagaralam, Senin (20/7/2020) kemarin. Informasi yang dihimpun, komplotan tersangka tercatat warga Desa Muara Baru, Kayuagung, OKI ini beraksi menggunakan senjata api rakitan. Dan diketahui juga jika para pelaku tak segan melakukan tindakan sadis melukai korbannya.

Sebagaimana yang diketahui jika sedikitnya empat laporan kepolisian (LP) dari korban wisatawan lokal (domestik) yang menjadi korban kejahatan yang dilakukan pelaku di kawasan wisata Gunung Dempo. Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo mengatakan tersangka yang pertama kali diringkus adalah Enal. Dari nyanyian tersangka ini, anggota Polsek bersama Satreskrim Polres Pagaralam melakukan pengejaran terhadap komplotannya.

“Sebagaimana dari pengembangan tersangka Enal, para anggota melakukan pengejaran ke OKU Timur. Tersangka Novi Agus Setiawan, 32, warga Kurung Nyawa, Kecamatan Buay Madang terduga penadah hasil curian yang kita ringkus, Sabtu (18/7),” katanya.

 

 

Polisi Tangkap Komplotan Begal Area Wisata Gunung

 

 

Lanjut AKP Herry, diketahui jika ada sedikitnya empat laporan terkait dengan kejahatan yang dilakukan komplotan para begal ini. Terakhir, pengembangan laporan Selpi menjadi korban kejahatan pelaku yang mana saat itu dirampas HP-nya merk Vivo.

“Dari kedua tersangka ini, anggota juga mengamankan barang bukti sajam dan dua unit motor milik korban lain, yaitu Cristian Valentino dan korban Paulin Femisa,” bebernya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, AKP Acep Yuli Sahara SH, komplotan curas ini masih tiga pelaku lagi yang masih buron.

“Tiga pelaku tersebut R, MD, Y masih buron,” tegas Kasat.

Sementara penuturan tersangka Enal, jika komplotannya beraksi mengendarai dua motor. Mengenai perannya jawab Enal, yang mengemudikan motor.

“Kami beraksi dengan cara berkeliling keliling mencari korban di kawasan Gunung Dempo . Korban yang kami cari adalah perempuan. Jika bertemu korban, langsung kami pepet dan teman aku (Y) langsung menerjang korban dan merampas barang korban,” ujar Enal seraya mengatakan jika rekan komplotanya beraksi menggunakan Senpi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *