KPK Ungkap Aliran Dana Kasus Suap Nurhadi

KPK Ungkap Aliran Dana Kasus Suap Nurhadi

Berita Terbaru Kriminal Kabar terbaru dartang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kasus suap Nurhadi. Saat ini diketahui jika pihak KPK mulai menelusuri aliran uang terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman dan menantunya Rezky Herbiyono. Upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan memeriksa kakak ipar Rezky Herbiyono bernama Yoga Dwi Hartiar.

 

“Penyidik mengkonfirmasi dugaan adanya aliran sejumlah uang dari tersangka RHE [Rezky Herbiyono] kepada saksi [Yoga Dwi Hartiar],” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Selasa (9/6).

 

Ali menyatakan KPK tak menutup kemungkinan untuk mengembangkan perkara yang menjerat Nurhadi dan Rezky ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hal itu, terang dia, menindaklanjuti informasi yang diterima KPK dari masyarakat mengenai pencucian uang oleh Nurhadi.

 

KPK Ungkap Aliran Dana Kasus Suap Nurhadi

 

Hanya saja, juru bicara berlatar belakang jaksa ini menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus terhadap dugaan suap/ gratifikasi yang diperbuat oleh Nurhadi terlebih dahulu.

 

“Bahwa tentu sangat memungkinkan untuk dikembangkan ke arah dugaan TPPU, sejauh dari hasil proses penyidikan saat ini ditemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka TPPU,” ucap dia.

 

Sebelumnya, mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto menilai bahwa istri Nurhadi, Tin Zuraida, dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengusut TPPU yang dilakukan Nurhadi. Ia berpendapat bahwa Tin mengatur seluruh kekayaan Nurhadi yang diduga berasal dari tindak kejahatan. Ali mengklaim penyidik akan mendalami informasi tersebut.

 

“Demikian pula terhadap dugaan keterlibatan istri tersangka NHD [Nurhadi] maupun pihak-pihak lain, penyidik juga akan mendalami lebih lanjut setiap informasi yang telah diterimanya,” imbuh dia.

 

“Termasuk pula tentu terkait kemungkinan penerapan Pasal 21 UU Tipikor, KPK akan menganalisa lebih dalam dahulu setiap keterangan para saksi-saksi yang nantinya akan dipanggil penyidik,” lanjutnya.

 

Saat ini, tambah Ali, penyidik juga sedang melakukan analisis terhadap sejumlah barang yang telah disita seperti tiga kendaraan, sejumlah uang, dokumen serta barang bukti elektronik.

 

Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono ditangkap setelah tiga bulan melarikan diri. Keduanya ditangkap tim KPK di sebuah rumah di Jalan Simprug Golf 17 No. 1 Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

 

Dalam penangkapan ini, tim KPK turut mengamankan Tin Zuraida untuk dilakukan pemeriksaan di Gedung Dwiwarna KPK.

 

Lebih lanjut, Nurhadi dan Rezky telah ditahan penyidik KPK di rumah tahanan negara (Rutan) KPK Kavling C1 untuk 20 hari pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *